Perbedaan Budaya : Korea vs Indonesia

    976
    0

    1. Cowok Korea kayak banci?
    Korean boys are lovely. BIG NO! bukan karena ngebelain juga yah,.. tapi emang bukan! Cowok korea itu cenderung lebih sensitif ketimbang cowok-cowok di Indonesia. Yah, alasan pertamanya yah memang budaya. Mungkin kalo di Indonesia, cowok itu pantang banget keliatan lemah di depan orang khususnya cewek, tapi ga berlaku untuk cowok korea. Kalo emang itu cowok lagi kesel ya kesel, kalo lagi ya sedih. Cowok Korea ga terlalu naif untuk menyembunyikan perasaannya. Cowok Korea gak malu-malu untuk nunjukin rasa sayangnya terhadap orang lain. Makanya, jangan aneh kalo liat film-film Korea atau drama-drama Korea yang keliatannya cowoknya lebih agresif, kayak misalnya tiba-tiba cowoknya langsung main cium-cium bibir orang. Super Junior Siwon and Yesung Bukan hanya sama lawan jenisnya, tapi dengan sesama pria pun mereka juga saling menyayangi (bukan maho ya) kalian suka liat member boyband peluk-pelukkan? Itu bukannya maho, tapi karena saking lamanya mereka di training untuk jadi artis (bertahun-tahun) ahirnya mereka deket satu sama lain. dan cowok korea gak naif untuk nunjukin rasa sayangnya sama temen cowoknya sendiri. Bahkan saking deketnya, mereka udah kayak kakak-adik. Sebetulnya itu karena cowok Korea lebih ekspresif terhadap perasaannya beda sama cowok Indonesia yang cenderung naif dan terlihat mencari-cari perhatian perempuan.

    2. Cowok Korea suka ke Salon + care sama penampilan
    Meski bukan artis (he is just an ulzzang), tapi penampilannya terlihat ‘wah’ meskipun simple bukan? Nah, sebetulnya sih ga semuanya ya cowok Korea suka ke salon. tapi minimal kebanyakan cowok korea kalo mau potong rambut yaa bukan di tukang cukur/ pangkas rambut pinggir jalan, tapi mereka bakal cari salon ‘mall’ dengan pelayanan yang memang high. Mereka ga akan merubah bentuk rambutnya sembarangan. Cowok korea juga cenderung gak ngikutin trend, ga seperti di sini yang celana kekecilan yang bentuknya corong aja diikutin dari bocah SD ampe SMA #alay . Di Korea, cowok-cowoknya yang emang kebanyakan adalah fashionista, mereka cenderung lebih membuat trend ketimbang ngikutin trend. Meski ada beberapa yang juga ngikutin trend yang lagi jaman di Koreanya, tapi mereka ga maksain. Kalo memang ga cocok, biasanya mereka ga akan maksain untuk pakai style tersebut.

    3. Operasi Plastik
    Mereka rela seperti ini, demi sebuah pengakuan akan kecantikan SNSD Jessica, kabarnya juga oplas. Kehebatan teknologi Korea Di Korea, operasi plastik udah bukan hal tabu yang harus ditutup-tutupi. Meski masih ada banyak artis yang enggan mengakui kalau dia oplas, tapi banyak juga yang terang-terangan ngaku kalau dia oplas. Biasanya artis yang terang-terangan oplas lebih diancungin jempol karena berani ngaku. Di Korea, standar kecantikan emang udah berubah jauh. Di sana, cantik/ ganteng adalah putih, bermata belo, mancung, dan garis wajah tirus. Mereka rela mengkikis tulang rahangnya agar terlihat tirus, atau berbulan-bulan tersiksa karena pasca operasi mancungin hidung. Mereka rela ngelakuin itu demi hasilnya. Dan memang terbukti, menurut berbagai sumber, operasi plastik di Korea adalah yang terbaik kedua setelah Amerika. Tapi kalo menurut gue, oplas di Korea adalah yang terbaik di dunia. Kenapa? coba kita liat artis-artis hollywood yang oplas di amrik, kebanyakan mukanya setelah beberapa tahun jadi aneh. Keriput, kaya nenek-nenek. Sementara di Korea, hasil setelah oplas ga begitu banyak berubah setelah beberapa tahun, padahal oplasnya lebih murah di korea. Bayangin aja, orang tua akan menghadiahkan anaknya sebuah operasi lipatan mata untuk hadiah ulang tahun anaknya. Bahkan katanya, anak sekolah aja mampu untuk ngelakuin oplas dengan uang jajannya sendiri! *saking murahnya* tentunya, murah di korea beda ya ama di Indonesia lol bersyukur Indonesia orangnya lebih legowo, bisa menerima apa yang diberikan Allah, baik ataupun buruk, positifnya adalah kita lebih pintar mensyukuri apa yang telah diciptakan/diberikan oleh Tuhan

    4.Orang Korea suka Makan Babi.
    Mungkin bagi kita yang tinggal di Indonesia yang mayoritas Muslim,hal ini bener-bener menjijikan.Yap!!Makan babi ngelietnya aja udah jijik,apalagi makan dagingnya?Tapi di Korea makan babi itu hal yang lumrah,makan babi di Korea sama aja kayak makan daging ayam/ikan di Indonesia.Bahkan gak sedikit makanan Korea yang berbahan dasar Babi,Contohnya:
    Kalo ga salah itu Galbi makanan khas korea yang berbahan dasar dari tulang iga babi  *hweeeeeek*

    5.Orang Korea Gampang Stres dan Bunuh Diri
    Jangan salahin warga Korea kalau Masyarakatnya mudah melakukan bunuh diri.Ya,di korea tingkat kematian akibat bunuh diri itu jumlahnya GEDE Bangat! katanya hal itu di sebabkan oleh tingkat kehidupan di korea yang keras.Bahkan menurut survei,Orang korea adalah Orang yang paling cepet setres di Dunia.Tekanan hidup di Korea itu berat.Jangan sekali kali coba untuk minjem uang sama renternir sana.Karena sekali kalian pinjem,itu renternir ga bakalan lepasin kalian sesebelum kalian bayar hutang+bunganya.Kekejaman renternir kakap di Korea hampir sadisnya seperti yakuza Jepang.Makanya ga jarang orang Korea lebih pilih mati ketimbang harus setres karna sikap lintah darat korea yang emang sadis banget.Selain reternir,ada alasan lain yang buat orang korea gampang bunuh diri,yaitu  kebanyakan Atheis (gak mengakui adanya tuhan).Jadi ketika mereka yang mudah galau,bimbang gatau harus berbuat apa,mereka ga punya pegangan untuk tetap percaya kalau Tuhan akan menolong merka.Yah,gimana mau di tolongin tuhan,kalau mereka aja ga percaya sama adanya tuhan.

    6.Pelajar Korea belajar 8-15 jam sehari.
    Waktu gua tanya sama temen-temen gaua di korea (Kim Young Sun Eonni) tentang sekolah di Korea,dia bilang sekolah di korea lebih membosankan dari yang gua pikirkan.Bayangin aja,mereka sekolah 8-15 jam sehari!! misalnya dimulai dari  jam 7 mereka baru selesai sekolah antara jam 3-jam 8 malam,atau mungkin lebih.Makanya kalau kalian jalan-jalan di Korea,jangan aneh kalo kalian suka ngeliet anak sekolahan dengan seragam lengkap berkeliaran malam malam.Itu berarti mereka baru pulang sekolah.Di Korea juga sekolahnya ada macam-macam.Beda di Indonesia yang jurusannya cuma IPA-IPS,mentok mentok BAHASA.Kalau kita gamau amsuk ipa/ips/bahasa,kita lebih baik masuk SMK.Tapi SMK Di Indonesia juga jurusannya ga bervariasi.Kita tengok Korea.Di Korea,mereka memilih jurusan bukan pas kelas 2 SMA,bahkan ada yang dari SMP.Kenapa? Soalnya SMA/SMP/SMK di Korea itu Variatif.Ada Sekolah khusus perempuan,jurusannya ada Fashios Design,Pendidikan Guru TK,Keperawatan,dll.Ada juga sekolah Atlet yaa pelajarannya Olahraga terus,ada juga yang mirip di Indonesia,sekolah formal biasa yang jurusannya ada IPA/IPS.Nah,yang gua suka dari Korea adalah di sana ada Sekolah SENI!! Tau Kirin Art School yang di Dream High,itu hampir sama seperti yang di Dream High.Di sekolah seni mereka di ajarkan Nari,Nyanyi,Seni rupa,Gambar,Melukis,dan masih banyak lagi!

    7.Audisi jadi artis di Korea,sama sulitnya seperti test Masuk Universitas.
    GILA! Kalo kalian tahu betapa susahnya jadi artis di Korea,mungkin kalian yang anti-kpopers gak akan semudah itu bilang artis korea itu banci,gabisa nyanyi gaberbakat dll.Mereka untuk bisa jadi artis stepstepnya panjaaaaaaang bangat.Bersyukur deh yang punya bakat Nyanyo atau Nari,karena yang udah punya bakat+ikut les nyanyi/nari aja belum tentu lolosaudisi yang di selenggarakanagensi itu.Dan audisinya ga semudah audisi pencarian bakat di Indonesia.Yang diambil adalah “THE BEST OF THE BEST”Bayangin aja untuk Cube Entertainment,agensi tersukses ke empat di korea aja,setiap minggunya nerima 600 pendaftaran,dikali selama setahun totalnya ada 22.000 orang yang daftar tiap tahunnya,dan tahu gak jjumlah yang diambil oleh Cube berapa?Hanya 2 orang setiap tahunnya.Jadi bayangin aja belom jadi artis aja persaingannya udah ketat banget.Belom lagi pas lolos,si calon artis harus menerima pelatihan bertahun-tahun lamanya,bahkan ada lho yang di training sampe 8 tahun,contohnya Jo Kwon 2AM.Karena itu gua bilang ,jadi artis di korea sma susahnya kayak ikut test Universitas!

    Oke,kesimpulannya yang bisa di tarik adalah Budaya itu ada sangat banyak dan juga beragam.Ketika bertemu seseorang dengan sebuah sikap/adat yang kita anggap itu tidak benar,itu bukan berarti orang itu salah,namun coba berpikirlah secara bijaksana.Jika menurut kita hal tersebut salah,belum tentu orang lain beranggapan sama.Itulah budaya.Kita harus bisa menghargai perbedaan budaya yang ada di Muka Bumi ini.Apa yang menurut kita baik belum tentu bagi orang lain itu adalah Budaya yang baik,begitupun sebaliknya.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.