Home Agama Orang yang Taat Agama Hidupnya Lebih Tidak Tenang dibandingkan Orang yang Tidak...

Orang yang Taat Agama Hidupnya Lebih Tidak Tenang dibandingkan Orang yang Tidak Taat Agama

155
0

Berikut adalah pernyataan berlebihan terhadap orang yang taat beragama hidupnya lebih tidak tenang dibandingkan orang yang tidak beragama. Apakah pernyataan atau pikiran mereka itu benar? Coba simak dulu pernyataannya dan kita beri komen di akhir tulisan ini.

Tahukah Anda bahwa:

  • Seorang istri tua yang dipoligami, malamnya tidak pernah bisa tidur dengan lelap karena membayangkan suaminya yang menggauli wanita lain.
  • Orang-orang yang tersiksa dengan hasrat seksualnya karena menghindari dosa dari melakukan masturbasi.
  • Orang-orang yang memilih menikah muda untuk menghindari maksiat, lalu terjebak dalam ikatan sah pernikahan dan menyadari bahwa seksualitas yang halal ternyata tidak menjamin kebahagiaan.
  • Pasangan suami-istri yang tidak melakukan program KB dengan alasan, “Anak adalah rejeki dari Tuhan” harus bekerja keras membanting tulang untuk bisa menghidupi banyak anak.
  • Orang-orang yang terobsesi dengan surga dan secara tidak langsung berbuat baik dengan pamrih (tidak ikhlas).
  • Orang-orang yang hidup di bawah bayang-bayang neraka untuk setiap satu hal kecil yang dilanggarnya menurut aturan agama.
  • Orang-orang yang hati dan pikirannya selalu dipenuhi prasangka, seperti Jokowi adalah kafir, dzalim, dll.
  • Orang-orang yang (sedang) memperjuangkan sistem khilafah dan setiap hari harus terpaparkan setiap jengkal permasalahan negeri ini.
  • Orang-orang yang rela hidup dengan keterbatasan fasilitas karena harus menghindari dosa riba’, seperti tidak mau kredit rumah dan motor.

Orang-orang di atas adalah bukti orang-orang yang hidup dengan keta’atan. Apakah mereka bisa dikatakan tenang? Tidak. Hidup mereka adalah tentang dosa, pahala, neraka, dan surga. Mereka tidak akan pernah bisa tenang, kecuali setelah didatangi kematian.

Apakah sekiranya seorang istri tua bisa dikatakan hidup tenang, jika setiap detik harus dihantam rasa cemburu? Bagaimana bisa hidup tenang jika hasrat seksual yang memuncak tidak ditangani? Bagaimana bisa hidup tenang jika harus menghabiskan waktu sebagai suami/istri dari seseorang, yang mana ternyata seksualitas yang halal tidak jauh lebih berharga dibandingkan sebuah kebebasan? Anda tahu betapa tidak tenangnya hidup dengan memikirkan biaya susu, biaya persalinan, biaya pendidikan, dan biaya makan setiap hari? Bagaimana dengan suasana hati mereka yang sedang berapi-api memperjuangkan ideologi khilafah, tapi setiap harinya terpaparkan permasalahan negeri ini? Hati mereka (mungkin) penuh kesakitan, karena suara mereka yang diacuhkan. Apakah bisa disebut tenang jika seorang yang penghasilannya pas-pasan hanya dihabiskan untuk membayar kontrakan dan biaya transportasi umum, daripada harus untuk menyicil rumah dan kendaraan?

Jadi, kesimpulannya mereka apa? Ya, benar. Hidup di jalan setan jauh lebih mendamaikan. Ini yang disampaikan oleh CR.Olivia M.

Nah, kesimpulan kita bahwa mereka berpikir orang itu jelek atau merasakan tidak bahagia. Dari cara berpikir ini saja sudah salah. Karena seolah-olah meengerti apa yang ada di benak orang yang beragama. Padahal ini adalah berpikir atau berperasaan orang lain dengan memakai pikiran atau perasaan diri sendiri.

Kedua, bahwa mereka, yaitu orang yang tidak beragama, hanya berpikir tentang hiidup. Mereka hanya berpikir bahwa hidup itu cuma itu, yang nampak saja. Hidup hanya di dunia dan agama adalah suatu bencana atau kemuzaratan, bukan kenikmatan. Karena dari mereka hidup ini adalah yang nampak di mata dan merasa di hati mereka saja. Tentu ini tidak logis.

Orang beragama akan tertawa malah melihat orang yang berpikir seperti ini. Karena itu, jauhilah sikap atau penilaian negatif terhadap orang lain terutama orang yang beragama. Lihat dari posisi masing-masing dan logikan yang lebih luas sehingga tidak melihat hidup hanya itu saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.