Manfaat dan Hukum Mencukur Bulu Kemaluan,menurut Islam.

    613
    1

    Hukum mencukur Bulu Kemaluan mencukur bulu kemaluan merupakan hal yang disunahkan Rasulullah.mencukur bulu merupakan fitrah baik sebagaiman sabda rasulullah.

    “fitrah ada lima : Khitan, mencukur bulu kemaluan, memendekkan kumis, potong kuku dan mencabut bulu kemaluan” (HR bukhari dan Muslim).para ulama juga bersepakat bahwa hukum mencukur bulu kemaluan adalah sunah. Namun ada sedikit perbedaan yakni mencukur bulu atau mencabut bulu kemaluan.

    Dalam pandangan Mahzab Hambali sebaiknya mencukur bulu di area kemaluan. Karena disamping menjaga kebersihan kulit dapat membantu meningkatkan pembuluh darah saat berhubungan seksual. mencukur bulu kemaluan hendaknya ritin dalam rentang 40 hari.

    Mengeanai rentang waktu pencukuran, Syaukani menjelaskan bahwasanya Rasulullah sudah mematok waktu rentang 40 hari waktu terbaik mencukur bulu kemaluan , namun jika sebelum 40 hari berniat memotongnya maka diperbolehkan.

    perlu diperhatikan pula dalam pencukuran ini, an Nawawi menjelaskan jika harus orang yang bersangkutan tidak boleh dilakukan oleh orang lain kecuali suami istri.

    Untuk doa sebelum mencukur bulu kemaluan, tak ada doa khusus saat akan mencukur bulu kemaluan , hal ini karena tak ada penjelasan dari keterangan ulama pada buku fikih tentang hal ini.

    Dari segi hukum mencukur bulu kemaluan di atas kini manfaat mencukur bulu kemaluan ialah , jelaslah bahwasanya mencukur bulu kemaluan akan berdambak area kemaluan menjadi bersih, menghindarkan dari bakteri dan kotoran, serta meningkatkan peredaran darah dan mencegah rasa sakit ketika berhubungan seks dengan pasangannya.

    1 COMMENT

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.