Home Gadis Remaja Hal yang harus Diketahui Mahasiswa Baru

Hal yang harus Diketahui Mahasiswa Baru

199
0

Disini saya akan memberi tahukan kalian yang akan menjadi MABA atau Mahasiswa Baru, agar kalian tidak bingung dan lebih sukses menikmati kuliahnya..

  1. Memakai Buku Tulis atau BinderUntuk anak kuliah pastinya lebih dominan memakai Binder dibanding buku. Tapi semua tergantung kenyamanan seseorang untuk mencatat materi perkuliahan.

    Jika memakai buku seseorang leluasa menulis dibandingkan Binder , jadi berantakan nggak karuan . Kalau memakai buku lebih rapi , catatan juga berkesinambungan ke semester selanjutnya. Jadi kalau kamu mau melihat ulang catatan sebelumnya kamu tidak bingung mencarinya.

    Tapi Jika kamu menyukai memakai Binder kamu harus memliki banyak refill papernya dan memiliki banyak tempat binder per semesternya. Tapi tergantung dari kamu sendiri lebih nyaman dengan Binder atau Buku? 🙂

  2. Membawa Binder.
    Bawa binder dengan refillable papernya. Kamu punya kemungkinan untuk menyelesaikan semester ini hanya dengan menulis 10–20 halaman catatan saja. Apalagi kalau kamu belum pernah merasakan bangku kuliah sebelumnya.Tips: Kalau pakai binder, isilah dengan kertas refillnya setebal mungkin, kalau bisa ketebalannya sampai ke tinggi binder tengahnya. Lalu saat mau menulis, jangan seperti biasa, yang menulis dari halaman pertama yang dibuka dari kanan ke kiri, tapi buka dari kiri ke kanan. Tips ini cocok bagi kalian yang bukan kidal. Kalau kidal, lanjut saja menulis dengan membuka binder dari kanan ke kiri.

    Ini penjelasan lebih lanjut mengenai binder. Kalau kamu tidak kidal dan menulis dengan membuka binder dari kanan ke kiri, suatu saat pasti tangan kananmu akan menyentuh sisi tengah dari bindernya, yang sudah pasti akan lebih tinggi dari lenganmu. Hal ini akan menghambat penulisan, dan kalau dipaksakan, tulisanmu akan menjadi jelek. Solusi lain adalah dengan mengeluarkan kertas dari bindernya, tapi kalau harus terus begitu kan repot. Makanya saya sarankan untuk menulis dengan membuka binder yang telah diisi kertasnya dari kiri ke kanan.

  3. Saat dosen mengumpulkan tugas, sobek kertas dari buku tulismu atau buka bindermu lalu keluarkan kertas yang sudah kamu gunakan untuk menulis tugasmu. Dosen itu salah satu makhluk yang mudah lupa, tugas dikumpulkan, dinilai, lalu tidak dikembalikan ke mahasiswanya. Jadi lebih baik merelakan selembar kertas tugasmu daripada merelakan satu buah buku tulis yang cuma pernah dipakai 2 atau 3 lembarnya saja kan?
  4. IPK 4 memang terlihat sulit diraih.IPK bukanlah segalanya , tetapi usahakan mendapat kan IPK diatas 3,0 dan selalu aktif Organisasi. Percayalah, IPK diatas 3,0 memudahkan mu mencari kerja.
    Bukannya tidak mungkin kamu mendapat IPK 4. Kamu cuma perlu mengorbankan waktu tidur dan kehidupan sosialmu. Atau setidaknya menghambat kehidupan sosialmu sampai UAS berakhir dan sebelum semester baru dimulai. Saat semester baru dimulai, silahkan menjadi kutu buku lagi. Ulangi saran ini sampai kamu mendapat toga.
  5. Jangan langsung percaya dengan kalimat busuk nan menggiurkan seperti “IPK bukan segalanya”.Para HRD biasanya langsung menyingkirkan CV pelamar dengan IPK dibawah 3. Tapi IPK 4 juga bisa membuat sang HRD skeptis loh. Jadi, sebisa mungkin pertahankan IPK di antara 3 sampai 4, karena rentang IPK itu adalah salah satu hal yang membuat HRD tergiur dengan CV kamu.
  6. Pilihlah Komunitas yang Sesuai dengan Jurusanmu , Jika tidak Tinggalkan.Pilihlah Komunitas yang mendukung nilai kuliahmu, atau sebagai syarat beasiswa, jika diluar jurusanmu saya sarankan tidak usah ikut. Konsentrasilah ke tujuan dan fungsi utama kuliah: cari ilmu, lulus mata kuliah , bukan lulus komunitas.
  7. Komunitas bukan segalanya.Jaringan komunikasi sosial dengan orang yang tepat di waktu yang tepat dan tempat yang tepat adalah koentji. Mungkin memang ada orang yang bisa mengenalkanmu dengan orang orang hebat, tapi kalau waktunya tidak tepat pasti akan mengacaukan ritme tersebut. Sekarang pikir begini saja deh.
    Lebih baik mana, bertemu CEO (atau orang orang lain yang punya kekuasaan setara atau lebih tinggi) di ruangannya saat kamu akan membantu pekerjaannya lalu kamu berkenalan dengannya, atau bertemu orang tersebut saat kamu berdua sama sama sedang “bertapa” di WC lalu kamu berkenalan dengannya? Saya sih pilih yang pertama.
    Kalau kamu pilih yang kedua, kemungkinan besar kamu tidak akan pernah ditawari pekerjaan. I mean, who asks for job offer while dumping something unnecessary?
  8. Ikuti semua “aturan main” dosen pada saat perkuliahan berjalan.Tidak peduli seberapa anehnya. Kalau ada yang melanggar, mahasiswa tersebut akan langsung ditandai oleh sang dosen untuk diturunkan nilainya.

    Bahkan jika tugas tersebut jika harus di unggah di media sosial, ikutilah cara dosenmu. Jika tidak kamu akan menyesal karena diberikan nilai buruk.

  9. Gunakan pertemuan pertama pada awal perkuliahan untuk menilai si dosen dan pelajarannya.Kalau kamu bisa mengikuti pelajarannya, tinggalkan dan belajar mata kuliah lain. Kalau kamu tidak bisa ikuti, belajar mati matian pada pelajaran tersebut. Dari sini, kamu akan bisa memilah, mana pelajaran yang butuh difokuskan, mana yang tidak terlalu butuh. Sama seperti bermain game, saat level 1 mudah dan kamu bisa menyelesaikannya dengan mudah, untuk apa kamu mempelajari level 1 terus menerus? Saat level 2 jauh lebih susah dari level 1, kamu pasti perlu mempelajari level 2 dengan sepenuh hati supaya kamu bisa melewatinya. Perkuliahan juga sama seperti itu.
  10. Usahakan mengikuti program magang atau cari kerjaan yang menerapkan teori yang kamu pelajari di perkuliahan.Dengan mengikuti program Magang Skill mu lebih terasah dibandingkan hanya menyerap teori dari Dosen.

    Misalnya pemprogram dengan membuat program. Kemampuanmu terasah, teori yang kamu pelajari juga akan terus bertahan karena teorinya dipraktekkan secara langsung.

Bagi para pembaca baru, silahkan komentar untuk menambahkan yaa..
Selamat Mencoba untuk Kamu Calon Maba 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.